UNDIP Bangun Kampus PSDKU di Batang
BATANG - Harapan masyarakat Batang akan kehadiran perguruan tinggi dan aktivitasnya akan segera terwujud. Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Diponegoro (Undip) Batang segera memiliki kampus utama yang berlokasi di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar.
Tim
perencana pembangunan kampus (SPDKU) telah melakukan kunjungan ke lokasi
kampus. Kunjungan dipimpin Kepala Bidang Perencana Undip, Purwanto, didampingi
Direktur PSDKU Redyanto, dekan fakultas Peternakan Bambang.
Wihaji menyampaikan, Pemkab telah menyerahkan sertifikat hibah tanah seluas 9,4 hektare, karena merupakan impian lama masyarakat Batang yang mendambakan berdirinya perguruan tinggi. "Keberadaan kampus Undip memiliki multiplier effect, karena tidak hanya pendidikan tapi juga membuka simpul ekonomi baru,” ujarnya.
Pembangunan
gedung kampus Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Diponegoro
di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dianggarkan Rp10 miliar, kata Rektor Undip
Prof. Dr. Yos Johan Utama. Dana tersebut dipergunakan untuk membangun gedung
tiga lantai, yaitu ruang kuliah, ruang dosen, serta ruang administrasi dan
perkantoran.
Peletakan Batu Pertama
Berlokasi di Desa Tumbrep, Kec. Bandar, Kab. Batang (19/08/20), Rektor Universitas Diponegoro (Prof. Yos Johan Utama, SH, M.Hum) bersama Bupati Batang (Dr. H. Wihaji, S.Ag, M.Pd), meresmikan mulainya pembangunan Gedung Perkuliahan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Undip Kampus Batang dengan meletakkan batu pertama.
Dengan kehadiran kampus PSDKU Undip di Batang tentu
akan membawa manfaat besar bagi warga Batang dan akan mempengaruhi banyak hal
terutama peningkatan ekonomi warga Batang. Dicontohkan oleh Bupati, tanah di
wilayah kampus ini akan di bangun harganya meningkat.
Tak hanya itu, kehadiran kampus PSDKU Undip dapat
meningkatkan peradaban masyarakat kabupaten Batang di masa mendatang karena
kesempatan warga Batang untuk mengenyam pendidikan tinggi bermutu semakin luas
dan mudah.Dalam sambutanya, Bupati Batang menyampaikan bahwa adanya PSDKU Undip
di Kab. Batang ini sangat mendukung keberadaan Kawasan Industri terpadu (KIT)
dimana pemenuhan sumber daya manusia yang kompetitif dan produktif. Sementara
itu Prof. Yos Johan Utama menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini merupakan
salah satu upaya Undip dalam ikut serta meningkatkan kualitas SDM dan potensi
daerah Batang. Dalam penutup sambutannya, Rektor Undip ini berharap agar Gedung
ini membawa keberkahan bagi Undip dan masyarakat Batang pada umumnya.
PSDKU Undip Batang Jadi Rule Model
Universitas Diponegoro (UNDIP) memiliki Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) di berbagai daerah, seperti Batang, Pekalongan, Rembang, Jepara dan Demak. Tetapi, yang menjadi rule model pengembangan vokasi PSDKU Undip adalah Batang, karena dukungan Pemkab Batang sangat luar biasa dan memiliki komitmen kuat untuk memiliki kampus negeri. Dan juga karena pertama kali dilakukan atau dibangun di Batang.
Gedung
baru PSDKU UNDIP Batang yang berada di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, ditarget
Desember 2020 sudah selesai. Pembangunan tahap pertama dianggarkan Rp10 miliar
untuk membangun gedung 3 lantai, yakni ruang kuliah, ruang dosen, ruang
administrasi dan perkantoran.
Sementara, Bupati Batang Wihaji mengatakan, kampus menjadi impian lama masyarakat Batang yang kini direalisasikan oleh Undip melalui vokasi PSDKU. "Berdirinya PSDKU Undip, akan mempengaruhi peradaban masyarakat terutama ekonomi, gaya hidup dan peningkatkan indek pembangunan manusia," kata Wihaji. Ia beraharap pembangunan PSDKU segera selesai serta melakukan aktivitas perkuliahan. "Bagai masyarakat yang tidak mampu silahkan daftar di Undip, akan ada beasiswa," katanya.
Undip
Batang Akan Bangun Gedung Rumah Atsiri
Potensi
terbesar di Kabupaten Batang salah
satunya adalah si minyak ajaib Atsiri, atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami dan mempunyai
aroma khas
Minyak asiri,
atau dikenal juga sebagai minyak
eterik (aetheric oil), minyak esensial (essential oil), minyak terbang (volatile oil),
serta minyak aromatik (aromatic
oil), adalah kelompok besar minyak
nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap
sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak asiri merupakan bahan dasar dari
wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami. Di dalam perdagangan,
hasil sulingan (distilasi) minyak atsiri dikenal
sebagai bibit minyak wangi.
Rektor Undip menyatakan Undip berkeinginan
menghadirkan kampus yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar, tidak hanya dalam
bidang pendidikan, tetapi juga mendongkrak potensi ekonomi daerah. “Batang
punya potensi minyak atsiri yang cukup besar, sehingga kami berkepentingan
untuk mengoptimalkan potensi tersebut sampai pada hilirisasi produk yang
bervariasi,” ujar Prof. Yos Johan Utama. Sehingga Universitas Diponegoro akan
melengkapi kampus PSDKU Batang yang baru dengan Science Edu Technopark di
bidang minyak asiri.
Perlu diketahui, PSDKU Undip Batang sudah
dua tahun berdiri. Untuk sementara waktu menempati eks gedung Kantor Dinas
Pertanian Batang di Jalan Dr. Wachidin Kauman, Kecamatan Batang digunakan untuk
prodi D-3 Administrasi Pajak dan D-3 Hubungan Masyarakat. Dan sebanyak
189 mahasiswa PSDKU telah dikukuhkan Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama SH
MHum dalam rapat senat terbuka yang dipimpin Ketua Senat Akademik Prof Dr Ir
Sunarso MSi di Undip Semarang, Senin (3/9/2018)
Sumber :
https://jateng.antaranews.com/berita/330370/pembangunan-gedung-undip-batang-dianggarkan-rp10-miliar
https://www.suaramerdeka.com/news/baca/121728/kampus-undip-di-batang-mulai-perkuliahan-10-september
https://id.wikipedia.org/wiki/Minyak_asiri









Semangat terus Humas Undip angkatan 2020 ! :)
BalasHapus